Menggembirakan, Daya Beli Petani Sulut Masih Tinggi

Antara
Kepala BPS Sulut Asim Saputra, di Manado. (Foto: Antara)

Secara tahun kalender 2022, NTP turun sebesar 0,31 persen, sedangkan menurut YoY (tahun ke tahun) masih naik 7,74 persen.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) sejalan dengan NTP yang bergerak turun, NTUP mengalami penurunan -0,94 persen, dari nilai 111,68 di bulan Desember menjadi 110,63 di bulan Januari.

Perkembangan NTP Sulut mulai bulan November 2020 sudah menunjukkan nilai di atas 100, keadaan ini menunjukkan tingkat daya beli petani secara umum sudah lebih baik dibanding kondisi pada tahun 2018.

Dari hasil pemantauan harga komoditas di perdesaan, secara umum dapat dijelaskan bahwa penurunan NTP sebesar 0,31 persen, disumbang oleh penurunan It yang lebih cepat dibanding penurunan Ib.

Menurut sektoral, terdapat dua subsektor yang mengalami penurunan NTP, yakni Tanaman Perkebunan Rakyat dan Perikanan Budi Daya, sedangkan subsektor lainnya mengalami kenaikan.

"Kenaikan tertinggi dialami oleh hortikultura yang mencapai 2,84 persen, dan kenaikan terendah terjadi di subsektor Perikanan Tangkap hanya 0,30 persen," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

14 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

30 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

2 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

2 bulan lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal