Nelayan di Kepulauan Sangihe Diimbau Jaga Kabel Bawah Laut, Ini Alasannya

Antara
Stasiun Terminal Palapa Ring Paket Tengah di Tahuna Kabupaten kepulauan Sangihe. (Foto: Antara)

"Pemerintah daerah dan masyarakat harus bersama-sama melakukan pengamanan kabel bawah laut dengan mengatur zona atau wilayah untuk penempatan rumpon milik masyarakat nelayan sehingga tidak mengganggu fasilitas kabel bawah laut yang menimbulkan gangguan jaringan komunikasi," tuturnya.

Kabel bawa laut kata dia merupakan aset yang wajib dijaga sebagai fasilitas publik yang berfungsi memperlancar jaringan komunikasi di wilayah perbatasan kepulauan Sangihe.

"Kita harus memilik tanggungjawab bersama-sama untuk menjaga agar fasilitas tersebut tidak menjadi rusak karena ketidaktahuan masyarakat nelayan," tuturnya.

Kabel bawa laut di Sangihe merupakan Konektivitas Palapa Ring Paket Tengah yang menyatukan 17 kabupaten di Indonesia yaitu Sangihe, Sitaro, Talaud, Morotai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Pulau Taliabu, Konawe Kepulauan, Buton Utara, Muna, Muna Barat, Buton Tengah, Konawe Utara dan Morowali Utara serta Kabupaten Mahakam Ulu.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Nelayan Inhil Diterkam Buaya 5 Meter hingga Luka-Luka, Bertahan di Sampan 6 Jam

18 hari lalu

Kapal Mati Mesin Diterjang Ombak Tinggi, 4 Nelayan Terombang-ambing di Laut Bangka

1 bulan lalu

Nelayan Situbondo Hilang saat Melaut Ditemukan Meninggal, Tangis Keluarga Pecah

1 bulan lalu

Kronologi Kapal Bawa 11 Nelayan Tenggelam di Konawe Utara, Lambung Bocor Dihantam Ombak

1 bulan lalu

Nelayan Situbondo Hilang 2 Hari Ditemukan Selamat, Bertahan dengan Tutup Boks Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal