Nilai Tukar Petani Sulut selama Maret 2022 Turun 0,79 Persen

Antara
Kepala BPS Sulut Asim Saputra, di Manado, Senin (4/4/2022). (Foto: Antara)

Dari hasil pemantauan harga komoditi di perdesaan, secara umum dapat dijelaskan penurunan NTP sebesar 0,79 persen berasal dari penurunan It yang mencapai 0,25 persen sementara Ib naik 0,54.

Data NTP menurut sektoral, hanya satu subsektor saja yang mengalami kenaikan NTP yakni Hortikultura yang naik 1,15 persen sementara subsektor lainnya terjadi penurunan.

Subsektor yang mengalami penurunan tertinggi dialami oleh Perkebunan Tanaman Rakyat yang mencapai 1,35 persen.

"Dominannya NTP subsektor mengalami penurunan lebih dipengaruhi oleh Inflasi yang terjadi di perdesaan," ujarnya.
 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

13 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

29 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

1 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

1 bulan lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal