Pascabanjir dan Longsor di Bolsel, Pemprov Sulut Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Tetap Aman

Antara
Jembatan Kosio yang putus. (Foto: Antara)

Sebelumnya, banjir terjadi di Bolsel, Sulut pada Jumat (24/7/2020) dini hari ini sekitar pukul 01.30 WIB dengan TMA 50-150 sentimeter. Banjir diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Salongo, Sungai Molibagu, Sungai Tolondadu dan beberapa sungai lainnya.

Berdasarkan data akun twitter BNPB Indonesia, ada 22 desa yang terdampak banjir di Bolsel. Kecamatan Bolaang Uki ada 12 desa, Kecamatan Helumo enam desa, dan Kecamatan Tomino empat desa.

Akibat banjir ini, warga mengungsi di balai desa dan rumah saudara. Kurang lebih 18.487 Kepala Keluarga (KK) terdampak sementara kerugian material mencapai 18.487 unit rumah.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Identitas 4 Pekerja Tambang Nikel PT KDI Tewas Tertimbun Longsor di Konawe Utara

13 hari lalu

Longsor Terjang Permukiman Aceh Tengah, 1 Anak Tewas 13 Warga Terluka

2 bulan lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

2 bulan lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

2 bulan lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal