Pemerintah Desak Pabrik Minyak Goreng di Bitung Produksi Minyakita

Antara
Belum tersedianya Minyakita secara merata di seluruh ritel Tanah Air karena baru baru beberapa produsen minyak goreng yang memproduksi, sehingga barangnya terbatas. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) mendesak pabrik minyak goreng (migor) yang beroperasi di Kota Bitung agar segera memproduksi minyakita. Tidak produksinya minyakita tersebut sangat berpengaruh pada harga minyak di pasaran.

"Hal ini kami lakukan karena sejumlah pabrik minyak goreng tidak lagi memproduksi minyakita dan minyak curah," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut Daniel Mewengkang melalui Kabid Dagri Disperindag Sulut Ronny Erungan, di Manado, Selasa.

Dia mengatakan harus diakui sebelumnya harga migor murah itu karena sejumlah perusahaan di Bitung memproduksi minyak curah dan minyakita.

Tapi, katanya, sejak tanggal 11 Januari 2023, pabrik di Bitung tidak lagi memproduksi minyak curah dan minyakita.

Ia menjelaskan berdasarkan Permendag 49 Tahun 2022, minyak goreng rakyat terdiri atas minyak curah dan minyakita yang diatur oleh pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14.000 per liter.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Olah TKP, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Maut Mesin di Pabrik Herbal Semarang

57 tahun lalu

Ledakan Mesin di Pabrik Herbal Semarang, 1 Pekerja Tewas 7 Luka Bakar

57 tahun lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

57 tahun lalu

Pabrik Emas di Sidoarjo Disita Bareskrim terkait Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Terungkap! Begini Modus Curang Pabrik Minyakita di Sidoarjo, 2 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal