Penampar Presiden Prancis Macron Mengaku hanya Aksi Spontan

Anton Suhartono
Emmanuel Macron ditampar Damien Tarel saat kunjungan kerja (Screengrab: Twitter)

Penyelidik memastikan Tarel bukan anggota partai politik maupun kelompok militan mana pun.

Tarel ditangkap bersama satu pria lainnya. Dalam penggerebekan di rumah satu orang lainnya yakni di Saint Vallier, polisi menemukan senjata, kopian manifesto otobiografi Adolf Hitler 'Mein Kampf' serta bendera merah simbol Komunis.

Dia tidak didakwa dengan penamparan, namun terkait kepemilikan senjata ilegal dan akan disidang pada 2022.

Aksi Tarel menampar Macron terekam kamera dan menjadi viral di Twitter. Macron mengatakan tidak mengkhawatirkan keamanannya pascakejadian dan tetap melanjutkan aktivitas seperti biasa. Dia menilai kekerasan dan kebencian merupakan ancaman bagi demokrasi.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap di Persidangan, 17 Terdakwa Aniaya Prada Lucky Bergantian secara Maraton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Remaja di Lampung Tengah Nekat Bunuh Briptu Singgih, Sakit Hati

57 tahun lalu

Eks Kasat Andri Gustami Ngaku Jadi Kurir Narkoba sebatas Penyamaran, Hakim: Kamu Pembual

57 tahun lalu

Hakim Tolak Eksepsi Eks Kasat AKP Andri Gustami, Sidang Lanjut ke Tahap Pembuktian

57 tahun lalu

Pakai Uang Suap Ratusan Juta, Rombongan Pejabat Pemkot Bandung Jalan-jalan ke Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal