“Momen ini juga dapat dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi terhadap segala permasalahan yang telah berjalan di tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Ronald mengatakan untuk terus mendukung Pemerintah Sulut terhadap pemulihan perekonomian daerah khusus pada sektor pariwisata dan investasi.
"Dengan berbagai macam cara, gencarnya promosi di dalam dan luar negeri dilakukan, bahkan upaya Pemerintah Provinsi Sulut ke sejumlah bandara Internasional semata-mata untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat Sulut," katanya.
Ketua Panitia Arthur Mawikere mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah komunikasi dan tukar menukar informasi, serta memperkuat sinergitas Timpora Sulut berdasarkan tugas dan fungsi masing-masing instansi terkait serta merupakan target kinerja triwulan I
"Adapun isu aktual yang diangkat pada tahun 2023 ini adalah pengawasan terhadap penjamin dan orang asing dalam mendukung terciptanya iklim investasi kondusif dan peningkatan pariwisata Sulut, sebagai pintu gerbang di Utara Indonesia,” kata Arthur.
Hadir pada saat itu antara lain Kepala Divisi Keimigrasian Friece Sumolang, Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian I Nyoman Gede Surya Mataram, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel, Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan, Dir Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Albert Sihombing.