Perampingan BUMN Berlanjut, Target Hanya 30 Perusahaan

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

Kontribusi BUMN kepada negara berasal dari pajak, bagi hasil, hingga dividen. Pun dengan laba bersih secara konsolidasi yang melonjak hingga Rp124 triliun pada 2021 dibandingkan 2020 yang hanya tercatat di angka Rp13 triliun.

"Ini pertama kali Kementerian BUMN punya konsolidasi keuangan BUMN secara menyeluruh yang selama ini tidak ada.  Konsolidasi laba bersihnya yang tadinya Rp13 triliun naik menjadi Rp124 triliun, ini loncatan yang luar biasa karena kerja keras kita bersama-sama, bukan kerja individu," ujar Erick Thohir.

Pencapaian juga ditorehkan BUMN dalam hal utang perusahaan terhadap modal yang diinvestasikan. Di mana, menurun dari 39 persen menjadi 35 persen. Erick menilai penurunan utang ini menjadi bukti bahwa transformasi BUMN telah berada pada jalur yang tepat.

"Artinya yang dibilang BUMN banyak utang salah, kalau kita di private sektor yang kebetulan dulu saya juga pengusaha, biasanya modal itu lebih kecil daripada utang, 30 berbanding 70, ini kebalik, jadi kita jangan terjebak persepsi, ini fakta dan data," tutur Erick Thohir.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Perekonomian Daerah, BRI Dukung Bazar UMKM Jelajah Kuliner Indonesia 2025

57 tahun lalu

Ratas di Kertanegara, Prabowo Minta Siapkan 2.000 Talenta Muda untuk di BUMN dan Swasta

57 tahun lalu

Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan Dipecat, Termasuk Alex Pastoor hingga Denny Landzaat

57 tahun lalu

Prabowo Serahkan Aset Tambang Rp300 Triliun Rampasan Kasus Korupsi ke PT Timah di Babel

57 tahun lalu

2026, Pemerintah Siapkan Sanksi bagi Perusahaan Tak Laporkan Lowongan Kerja ke Kemnaker 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal