Pergerakan Taliban Sangat Cepat Kuasai Kota Kabul, Prediksi Intelijen AS Meleset

Ahmad Islamy Jamil
Para pendiri dan pemimpin Taliban yang kembali berkuasa di Afghanistan. (Foto: Ist.)

Bulan lalu, sekitar 24 diplomat AS di Afghanistan mengirim telegram berisi peringatan kepada Menteri Luar Negeri Antony Blinken tentang potensi jatuhnya Ibu Kota Kabul ke tangan Taliban ketika pasukan AS menarik diri dari negara itu. The Wall Street Journal melaporkan, kabel rahasia itu ditandatangani pada 13 Juli dan menawarkan rekomendasi tentang cara-cara untuk mengurangi krisis dan mempercepat evakuasi warga AS dari Afghanistan.

Pemerintah AS menuai kritik karena mengesampingkan upaya untuk membawa para diplomat Amerika, warga negara lainnya, serta para sekutu di Afghanistan, keluar dari negara itu, sampai setelah pengambilalihan Taliban berlangsung dengan baik.

“Saya pikir kabel tersebut mencerminkan apa yang telah kami katakan selama ini, yang tidak ada yang benar dalam memprediksi bahwa pemerintah dan tentara Afghanistan akan runtuh dalam hitungan hari,” kata Wakil Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jonathan Finer, kepada CNN.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Ned Price mengatakan, pandangan para diplomat yang dibagikan dengan Blinken melalui saluran tersebut telah dimasukkan ke dalam kebijakan dan perencanaan evakuasi warga negara AS dari Afghanistan.

“Kami menghargai perbedaan pendapat internal yang konstruktif. Ini patriotik. Hal semacam itu dilindungi, dan itu membuat kami lebih efektif,” kata Price.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif WNA Amerika Mengamuk Bawa Parang dan Kayu di Badung Lukai Wanita

57 tahun lalu

Viral! WNA Amerika Mengamuk di Proyek Kuta Bali Selatan Lukai Perempuan

57 tahun lalu

Live RCTI dan GTV, Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Afghanistan Kick off Jam Berapa?

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Maria Regina, Tolak Kerja di Amerika demi Mengajar di Kampung Halaman NTT

57 tahun lalu

Cerita Dosen Unnes Mengajar di Universitas Terbaik Dunia, Populerkan Bahasa Indonesia di AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal