Peristiwa Merah Putih di Manado, Kisah Heroik Rakyat Sulawesi Utara Pertahankan Kemerdekaan

Donald Karouw
Ilustrasi Peristiwa Merah Putih di Manado yang terjadi pada 14 Februari 1946. (Foto: Ist)

Puncak penyerbuan tersebut ditandai dengan perobekan bendera Belanda yang awalnya berwarna merah, putih dan biru menjadi merah dan putih lalu dikibarkan di atas gedung markas Belanda.

Mereka juga berhasil menahan pimpinan pasukan Belanda, di antaranya pimpinan tangsi militer Letnan Verwaayen, pemimpin garnisun Manado Kapten Blom, komandan KNIL Sulawesi Utara Letnan Kolonel de Vries dan seorang residen Coomans de Ruyter beserta seluruh anggota NICA. Namun pengambilalihan kekuasaan Belanda tersebut hanya sementara.

Kapal perang Belanda Piet Hein sebagai tempat perundingan antara perwakilan dari Manado dengan tentara Belanda pada awal Maret tiba di Manado dengan membawa pasukan sekitar satu batalyon. Kedatangan mereka disambut pasukan KNIL yang memihak pada Belanda.

Kemudian pada tanggal 11 Maret, para pimpinan gerakan merah putih diundang ke kapal Belanda untuk melakukan perundingan yang tujuan untuk menahan para pimpinan rakyat Sulawesi Utara. Hal tersebut merupakan siasat tentara Belanda agar dapat melemahkan pejuang rakyat dan mengambil alih kembali wilayah Sulawesi Utara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Karatung Sulut

24 hari lalu

BMKG: Gempa Besar Magnitudo 5,3 di Tahuna Sulut Tidak Berpotensi Tsunami

28 hari lalu

Detik-Detik Kecelakaan Maut Drag Race Kotamobagu Sulut, 16 Orang Jadi Korban

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bitung Sulut, Berpusat di Kedalaman 49 Km

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal