Petani di Gorontalo Utara Didorong Terapkan Pertanian Organik

Antara
Wakil Ketua I DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran, dorong petani menggunakan pupuk organik tingkatkan produksi pangan. (Foto: Antara)

Produksi pertanian yang menggunakan pupuk organik pun terbukti jauh lebih besar hasilnya. Seperti komoditas jagung yang menggunakan pupuk organik.

Jika biasanya hanya menghasilkan 5 hingga 5,5 ton per hektare, dengan penggunaan pupuk organik terbukti petani dapat memanen jagung mencapai 10 hingga 11 ton per hektare.

Oleh karenanya, DPRD berharap pola pertanian organik dapat terus diterapkan termasuk mengembangkan keterampilan cara pembuatan dan penggunaan beragam jenis pupuk organik.

Sehingga petani dapat menghemat modal tanam sebab lebih mandiri dalam menggunakan pupuk yang dihasilkan sendiri.

Ia pun berharap, petani di daerah itu untuk mulai mengurangi ketergantungan menggunakan pupuk anorganik sebagai upaya melestarikan lingkungan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Bank Mandiri Bantu Petani Kebumen Hindari Gagal Panen

57 tahun lalu

Penyerapan Pupuk Subsidi di Bandung Rendah, Anggota Komisi IV DPR: Ada Apa?

57 tahun lalu

Imbas Demo Sopir Truk soal ODOL, Puluhan Ton Sayuran di Lembang Tak Terangkut

57 tahun lalu

Legislator Partai Perindo Sengkon: Petani Kalteng Butuh Perbaikan Infrastruktur dan Akses Pasar

57 tahun lalu

Poktan Tunas Baru Kuala Panduk Terima Bantuan Alat Pertanian dari PT HML

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal