Polisi Terkecoh, Dikira Mayat Perempuan Mengapung di Laut ternyata Boneka Seks

Anton Suhartono
Petugas pemadam kebakaran di Hachinohe, Jepang, mengevakuasi boneka seks yang mualnya dikira mayat perempuan (Foto: Twitter)

"Sepertinya seseorang salah paham dan menghubungi pihak berwenang, sehingga polisi, truk pemadam kebakaran, dan ambulans datang," ujarnya.

Peristiwa ini jelas menjadi viral setelah warga yang menonton mengunggah foto-foto di media sosial Twitter. Banyak netizen melihatnya dari sisi humor di balik kesalahpahaman tersebut. Namun banyak pula yang mengatakan mereka akan berpikiran sama jika menemukan sosok mengapung.

"Yup, saya juga akan melakukan kesalahan yang sama. Jika saya sedang memancing sendirian di malam hari dan melihatnya saya akan kencing di celana," kata seorang netizen.

Ada pula yang menyalahkan orang yang membuang boneka seks tersebut ke laut.

"Ini pasti lucu, tapi tidak menyenangkan bagi petugas layanan darurat. Buang sampah Anda dengan benar, teman!"

Di Jepang, membuang boneka seks dapat dilakukan dengan cara jauh lebih ramah, yakni membayar jasa 'kremasi'.

Perusahaan Jepang The Human Love Doll Company menawarkan layanan kremasi boneka atas dasar keyakinan, boneka dibuat untuk dicintai. Upacara pemakaman dipimpin biksu menelan biaya lebih dari 50.000 yen atau sekitar Rp6,5 juta.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
12 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan di Bawah Kasur Hotel di Cirebon, Pria Misterius Diburu

13 hari lalu

Viral Pengemudi Dikepung Massa hingga Mobil Dirusak di Sarolangun, Ternyata Ini Awal Masalahnya

25 hari lalu

Momentum Haornas, BNI Dukung Skuad Bulutangkis Indonesia Menuju Asian Games 2026

1 bulan lalu

Polisi Selidiki Motif dan Modus Pembunuhan Perempuan dalam Kardus di Bandung

1 bulan lalu

Kesaksian Sopir Lalamove Awal Mula Terungkap Antar Kardus Ternyata Berisi Mayat Perempuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal