Protes Masalah Kemiskinan, 3 Orang Demonstran Tewas Bentrok dengan Polisi

Umaya Khusniah
Orang-orang bersenjata yang setia kepada pasukan pemerintah menjaga sebuah lokasi di dekat ladang minyak Safer di Marib. (Foto: Reuters)

"Kami keluar untuk memprotes setelah hidup kami menjadi kacau. Tidak ada listrik, air, dan gaji tidak dapat membeli apa pun. Kami tidak akan menunggu sampai kami mati," kata salah satu pengunjuk rasa, Ahmed Saleh (34). 

Yaman Selatan telah dikacaukan oleh perebutan kekuasaan antara pemerintah yang didukung Saudi dan separatis selatan yang didukung Uni Emirat Arab

Konflik telah melumpuhkan layanan publik dengan seringnya pemadaman listrik yang mengganggu distribusi air, pasokan bantuan dan layanan medis. Pengangguran dan inflasi yang melonjak telah menambah kesengsaraan warga. Sebagian besar dari penduduk yang berjumlah 29 juta saat ini bergantung pada bantuan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

57 tahun lalu

Kata Gubernur Bobby soal Penarikan Bantuan UEA untuk Korban Banjir Medan

57 tahun lalu

Wali Kota Medan Ungkap Alasan Tarik Bantuan 30 Ton Beras UEA bagi Korban Banjir

57 tahun lalu

Ditegur Pusat, Wali Kota Medan Tarik Bantuan 30 Ton Beras dari UEA bagi Korban Bencana

57 tahun lalu

Didukung Perindo, Nelson-Kris Siap Bawa Gorontalo Mentas dari Kemiskinan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal