Sam Ratulangi, Sosok di Balik Nama Indonesia: Manusia Hidup untuk Memanusiakan Manusia

Subhan Sabu
Makam DR GSSJ Sam Ratulangi, pahlawan Indonesia di tanah kelahirannya, Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

Tahun 1946 Dr Ratulangi dengan stafnya di penjarakan di Makasar lalu di buang ke Serui, di Pulau japen, dekat Irian Jaya (sekarang Papua). Penduduk Serui menamakan Dr Ratulangi beserta stafnya 'Tuan-tuan Merdeka'. Di Serui, mereka berinteraksi dengan masyarakat setempat dengan mendirikan sekolah lokal dan organisasi sosial untuk membantu para wanita dalam komunitas.

Secara politik, Ratulangi terlibat dalam pembentukan Partai Kemerdekaan Irian Indonesia yang dipimpin oleh Silas Papare dengan Ratulangi sebagai penasihat.

Pada 23 Maret 1948, setelah penandatanganan Perjanjian Renville, Belanda melepaskan Ratulangi dan rekan-rekannya. Mereka dipindahkan ke Surabaya dan kemudian dikawal ke garis demarkasi dekat Mojokerto dan Jombang di mana mereka menuju ke ibu kota republik di Yogyakarta. Mereka disambut dengan hangat oleh masyarakat di Yogyakarta dan sebuah acara penyambutan diadakan oleh Soekarno.

Ratulangi ditunjuk sebagai penasihat khusus untuk pemerintah Indonesia dan anggota delegasi Indonesia dalam negosiasi dengan Belanda. Dia juga mengunjungi pasukan di Jawa Timur dan menghadiri konferensi keuangan di Kaliurang. Sekitar waktu ini, dia sudah mulai mengalami masalah dengan kesehatannya.

Pada waktu Agresi Militer Belanda II, Yogyakarta dikuasai Belanda dan para pemimpin Indonesia termasuk Soekarno dan Hatta ditangkap dan diasingkan ke Bangka. Ratulangi ditangkap oleh Belanda pada tanggal 25 Desember 1948. Dia dipindahkan ke Jakarta pada tanggal 12 Januari 1949 untuk kemudian dipindahkan ke Bangka. Namun, karena masalah kesehatannya, ia diizinkan tinggal di Jakarta sebagai tahanan rumah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,9 Guncang Pulau Karatung Sulut

6 hari lalu

Perkuat Kapasitas dan Soliditas Organisasi, Perindo Sulut Jadikan Pendidikan Politik Ruang Konsolidasi Kader

24 hari lalu

Kebakaran Lahan di Bolmong Utara Hanguskan 20 Hektare Perkebunan, Api Berhasil Dipadamkan

27 hari lalu

Cekcok saat Pesta Miras, Pemuda di Manado Tewas Ditikam Teman

30 hari lalu

Harmoni Rasa Nusantara: Ketika Kekayaan Kuliner Indonesia Bertemu dalam Sentuhan Modern

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal