Kemudian pada Minggu siang, keduanya berhasil mencapai daratan tepatnya di Desa Bowombaru, lalu mendatangi rumah seorang warga setempat, Ignalin Paparang (33). Namun yang ada hanya ibu mertuanya, Sangiang Simon, sedangkan Ignalin sedang mengikuti ibadah.
Keduanya menerangkan, masih sekampung dengan Ignalin di Kawio, dan terdampar di Bowombaru. Seketika itu juga sang ibu segera memanggil Ignalin di tempat ibadah.
Tiba di rumah, Ignalin langsung memberikan makanan dan minuman mengingat kondisi kedua nelayan asal Kawio tersebut lemas. Keduanya untuk sementara tinggal di rumah tersebut.
Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian bersama pemerintah setempat langsung mendatangi Desa Bowombaru.
“Kedua nelayan asal Kawio tersebut sudah ditangani oleh Pemkab Talaud dalam hal ini BPBD. Keduanya sudah ditangani dan diperiksa kesehatan dengan baik. Kemudian akan diberi biaya untuk kepulangan ke Kawio,” ujar Kepala Desa Bowombaru Robinson Malensang, Selasa (25/5/2021).
Terpisah, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S Irawan, mengimbau para nelayan agar memperhatikan beberapa faktor sebelum melaut.
“Antara lain perhatikan cuaca, kondisi mesin perahu, cadangan bahan bakar, peralatan keselamatan, perbekalan dan juga kondisi kesehatan. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.