2 Jembatan di Pasaman Barat Terputus Akibat Banjir, 875 KK Terisolasi

Antara
Warga melintasi permukiman di Kabupaten Tanah Datar yang diterjang bencana tanah longsor. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

SIMPANG EMPAT, iNews.id – Sedikitnya 875 kepala keluarga (KK) di dua lokasi Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) terisolasi. Hal ini terjadi akibat putusnya dua jembatan gantung di Tanjung Pangkal-Gersindo di Kecamatan Pasaman dan jembatan Silayang-Lubuk Gobing di Kecamatan Ranah Batahan.

Camat Pasaman Andre Affandi mengatakan, jembatan gantung itu memiliki bentangan sekitar 100 meter yang menghubungkan Gersindo-Tanjung Pangkal menuju Ibu kota Kabupaten Pasaman Barat yakni Simpang Empat.

"Benar, jembatan Tanjung Pangkal menuju Gersindo putus total dilanda banjir. Sekitar 200 kepala keluarga boleh dikatakan terisolasi di Gersindo," katanya, Jumat (12/10/2018).


Dia menjelaskan, untuk akses menuju Simpang Empat melalui dua jalan, pertama melewati jembatan gantung Tanjung Pangkal dan kedua dari Batang Saman. Sementara akses daerah Batang Saman juga terputus karena meluapnya Sungai Batang Saman.

Pihaknya bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan dan pihak terkait sedang mengumpulkan data rumah yang hanyut dan kerugian lainnya akibat banjir sejak Kamis (11/10).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Cane Toa Gayo Lues, Puluhan Rumah Terendam

2 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

3 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

3 bulan lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

3 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara, 150 Rumah Terdampak 3 Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal