4.830 Jiwa Terdampak Banjir, Pemkab Solok Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat

Antara
Orangtua dan guru membantu pelajar melintasi Jembatang Sungai Pangkua yang hampir roboh karena terjangan banjir pada Rabu dan Jumat (22/11/2019) malam. (Foto: ANTARA/Erik Ifansya Akbar)

Sementara di Koto Parik Gadang Diateh, satu unit jembatan di Sungai Pangkua kondisinya makin parah dan dan jembatan di Nagari Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu runtuh.

"Untuk jembatan Sungai Pangkua akan kami kami usulkan pembangunannya ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tetapi untuk sementara kami pasang dulu penyangga berupa beronjong supaya bisa dilewati," katanya.

Diketahui, dalam banjir yang menerjang pada Jumat malam, wilayah Kampung Tarandam cukup parah terdampak dengan ketinggian air hampir 1,5 meter. Banjir menggenangi tiga sekolah satu masjid dan satu musala di kampung tersebut.

"Pagi tadi kami sudah menyalurkan sarapan kepada korban banjir. Sekarang kami bantu pembersihan rumah," tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal