“Banjir bandang ini cepat sekali menerjang rumah-rumah warga. Data sementara ini ada 110 rumah warga yang rusak dan terendam lumpur. Selain itu, satu masji dan sekolah juga rusak kena banjir bandang,” katanya, Minggu (10/12/2017).
Menurut dia, seluruh warga yang rumahnya rusak terkena banjir bandang saat ini masih mengungsi di lokasi pengungsian darurat. Mereka membutuhkan makanan dan selimut, serta air bersih. “Kebutuhan warga yang paling mendesak saat ini, makanan, air bersih dan selimut,” ucap Darwin.
Warga membersihkan lumpur yang merendam rumah mereka akibat diterjang banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. (Foto: iNews.id/Budi Sunandar)