Gubernur Mahyeldi: Rusak Lingkungan, Penambang Ilegal di Solok Harus Ditindak!

Antara
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah (Rus Akbar/MNC Portal)

PADANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan menindak tegas para pelaku penambangan ilegal di Kabupaten Solok. Hal ini dilakukan karena menyebabkan daerah tersebut menjadi rawan longsor.

"Ini penting dalam mengantisipasi rusaknya lingkungan di ruas jalan apalagi itu adalah jalan nasional yang menghubungkan Sumbar dengan Kerinci Jambi," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi, Senin (31/5/2021).

Mahyeldi menambahkan, aktivitas penambangan galian C menimbulkan dampak kerusakan lingkungan dan bencana banjir bandang dan longsor di daerah setempat.

"Saya meminta untuk tambang yang ada di kawasan tersebut harus dihentikan semua bentuk aktivitas penambangan secara ilegal, agar tidak terjadi bencana yang mungkin bisa mengakibatkan korban jiwa," kata Mahyyeldi.

Mahyeldi juga meminta instansi terkait mengevaluasi izin dan menertibkan tambang galian C dan tambang emas. Terlebih di lokasi sepanjang jalan nasional Padang-Kerinci di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

"Karena diduga memberikan andil besar kerusakan jalan," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Longsor di Lembah Anai Sumbar, Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total

57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal