Gubernur Mahyeldi: Rusak Lingkungan, Penambang Ilegal di Solok Harus Ditindak!

Antara
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah (Rus Akbar/MNC Portal)

PADANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan menindak tegas para pelaku penambangan ilegal di Kabupaten Solok. Hal ini dilakukan karena menyebabkan daerah tersebut menjadi rawan longsor.

"Ini penting dalam mengantisipasi rusaknya lingkungan di ruas jalan apalagi itu adalah jalan nasional yang menghubungkan Sumbar dengan Kerinci Jambi," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi, Senin (31/5/2021).

Mahyeldi menambahkan, aktivitas penambangan galian C menimbulkan dampak kerusakan lingkungan dan bencana banjir bandang dan longsor di daerah setempat.

"Saya meminta untuk tambang yang ada di kawasan tersebut harus dihentikan semua bentuk aktivitas penambangan secara ilegal, agar tidak terjadi bencana yang mungkin bisa mengakibatkan korban jiwa," kata Mahyyeldi.

Mahyeldi juga meminta instansi terkait mengevaluasi izin dan menertibkan tambang galian C dan tambang emas. Terlebih di lokasi sepanjang jalan nasional Padang-Kerinci di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

"Karena diduga memberikan andil besar kerusakan jalan," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
31 hari lalu

4 Korban Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas di Pohuwato Dimakamkan, Ini Identitasnya

1 bulan lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

1 bulan lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

1 bulan lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

1 bulan lalu

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Luwu Ricuh, 3 Mobil Polisi Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal