Guru Pengedit Soal Ujian yang Diduga Lecehkan Nabi Muhammad di Solok Menangis Minta Maaf

Wahyu Sikumbang
Budi Sunandar
Rosmalini menyampaikan permintaan maaf atas kesalahannya dalam merevisi soal ujian agama Islam untuk tingkat kelas IV SD di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumbar, Sabtu (15/12/2019). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

SOLO, iNews.id – Pascaviralnya soal ujian agama SD di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad SAW, guru pembuat soal menyampaikan permohonan maaf. Dengan berlinang air mata, guru bernama Rosmalini tersebut mengakui kesalahannya yang telah membuat resah umat Islam.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Rosmalini di hadapan stakeholder dari Dinas Pendidikan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Solok, Forkopimcam, dan Kepolisian di Aula Polsek Junjung Sirih, Sabtu (14/12/2019). Selain itu, hadir para kepala sekolah (kepsek) SD di jajaran Korwil Pendidikan Kecamatan Junjung Sirih.

Rosmalini selaku salah satu dari sembilan guru yang merevisi dan mengedit soal agama kelas IV SD semester 1 tahun ajaran 2019-2020 Kecamatan Junjung Sirih, mengatakan, kekhilafannya telah mengakibatkan beredarnya soal ujian yang bernada menghina Nabi Muhammad hingga viral di media sosial. Karena itu, dia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh umat Islam.

Rosmalini mengaku kesalahan dalam revisi dan pengeditan soal agama tersebut tidak disengaja dan murni kekhilafan pribadi. Sambil kembali menangis, Rosmalini mengungkapkan tidak pernah berniat dan bermaksud melecehkan Nabi Muhammad hingga akhirnya meresahkan umat Muslim.

“Saya nama Rosmalini sebagai perevisi dan pengeditan soal agama. Atas perevisian tersebut terjadi kesalahan dan kekhilafan yang telah saya perbuat yang tidak saya sengaja. Saya pribadi minta maaf kepada seluruh umat Islam,” kata Rosmalini.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, 3 WNA Jadi Korban Kekerasan Seksual di Bali

57 tahun lalu

Pemuda di Kuningan Bacok Teman Pakai Celurit, Emosi Pacarnya Dilecehkan

57 tahun lalu

KPAI Temukan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Polisi di Magelang, Komisi XIII DPR RI Minta Diusut Tuntas

57 tahun lalu

Keluarga Korban Glamping Maut di Solok Minta Tanggung Jawab Pengelola

57 tahun lalu

Viral Penumpang Perempuan Dilecehkan Sopir Taksi Online di Bandung, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal