Kisah KRI Teluk Ratai 509, Kapal Perang Amerika yang Jadi Saksi Perang Dunia II

Nur Ichsan Yuniarto
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Ratai 509 (Lanal Palembang)

Kemudian menjadi Angkutan Laut Militer (Anglamil) pasukan penjaga wilayah perbatasan RI, dan operasi penanggulangan bencana alam tsunami di Aceh serta bantuan angkutan laut dalam mendukung pembangunan nasional.

Kapal yang mempunyai panjang 100 meter dan lebar 15,5 meter ini mampu mengangkut 20 tank dan 200 personel. Kapal ini mempunyai rampa depan untuk memudahkan pendaratan pasukan beserta persenjataannya. Kapal ini juga mampy mendarat langsung di pantai/Beaching.

Sementara untuk persenjataan, Kapal ini dirancang lebih pada kebutuhan peran dari PSU (Penangkis Serangan Udara), ada dua pucuk meriam kanon twin kaliber 40 mm (di haluan dan di buritan), empat pucuk meriam kanon 40 mm laras tunggal, dan 12 pucuk meriam kanon 37 mm laras tunggal, di mana semuanya dioperasikan secara manual.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hebat! PT PAL Pangkas Waktu Produksi Kapal Perang 2 Tahun Jadi 6 Bulan

57 tahun lalu

Tradisi Syawalan di Jepara, Ribuan Warga hingga Bule dan Kapal Perang Ikut Meriahkan

57 tahun lalu

Mudik Gratis Kapal Perang Diserbu Pemudik, KRI Banda Aceh Angkut Ribuan Orang

57 tahun lalu

Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Selat Malaka, 49 Paket Sabu Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal