Penampakan 15 Ton Ikan Mati akibat Angin Kencang, Mengapung di Permukaan Danau Maninjau

Antara
Sebanyak 15 ton ikan keramba jaring apung di Danau Maninjau mati akibat hujan disertai angin kencang. (Foto: Antara).

"Segera panen ikan untuk mengantisipasi kerugian cukup besar," ucapnya. 

Menurutnya, kematian ikan itu dampak dari angin kencang disertai curah hujan cukup tinggi pada Minggu (14/5/2023). Kondisi itu dinilai mengakibatkan terjadinya pembalikan air dari dasar ke permukaan danau sehingga oksigen di danau berkurang.

Ikan, lanjut dia menjadi pusing dan beberapa jam setelah kejadian itu langsung mati dan mengapung ke permukaan. "Ikan mulai mati di Nagari Bayua pada Senin (15/5/2023) dan penyuluh masih melakukan pendataan ikan mati secara lebih lengkap," katanya. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Angin Kencang Picu Kebakaran Lahan di Gunung Bromo Meluas

9 hari lalu

Penampakan Ribuan Ikan Nila dan Mujair Mati di Waduk Mliwang Tuban, Sebagian Mulai Membusuk

16 hari lalu

Kronologi Pemotor Wanita Tewas Tertimpa Videotron di Majalengka

16 hari lalu

Tragis! Pemotor Wanita Tewas Tertimpa Videotron Roboh di Majalengka

18 hari lalu

Puting Beliung Terjang Kawasan Industri di Batam, Atap Rusak Material Bangunan Berserakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal