Sehari Berkantor di Nagari Talu, Gubernur Sumbar: Talu Berpotensi sebagai Leading Sektor Pertanian

Anindita Trinoviana
Gubernur Sumbar antusias saat ikut memetik cabai. (Foto: Pemprov Sumbar).

"Program ini dicanangkan untuk menentukan formula yang efektif, agar anggaran APBN dan APBD yang sebelumnya dialokasikan ke nagari dapat dijadikan sebagai Aset Nagari. Setelah program ketahanan pangan jalan dan ada hasilnya, dan hasil tersebut akan dilanjutkan penggunaannya oleh BUMNag," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto, berharap program ketahanan pangan hasil kolaborasi antara Pemprov Sumbar dan Pemkab Pasbar dapat tumbuh dan sukses.

"Potensi tanah di sini tak pernah kering, umur tiga bulan cabai sudah bisa dipanen. Talu bisa jadi leading sektor dari produksi pertanian, perikanan, sayur-sayuran yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan untuk Dukung Swasembada Protein

28 hari lalu

Salurkan Corn Sheller, Makmur Marpaung Dorong Kesejahteraan Petani Toba

8 bulan lalu

BUMD Pangan Jadi Kunci Swasembada, Kemendagri Siapkan Skema Insentif Cold Chain

11 bulan lalu

Akses Jalan di Sumbar Sudah Terbuka, Daerah Terdampak Banjir Kini Bisa Dijangkau

11 bulan lalu

Sumbar Dilanda Bencana, Gubernur Mahyeldi Batalkan Pesta Pernikahan Putrinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal