Solok Selatan Dilanda 36 Bencana Alam Selama 2020, Kerugian Capai Rp2,77 Miliar

Antara
Petugas BPBD Solok Selatan meninjau lokasi banjir di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Senin (9/11/2020). (Foto: Antara)

"Dari 36 bencana alam pemerintah daerah menetapkan dua kali tanggap darurat yaitu untuk banjir," ujarnya.

Untuk mengantisipasi bencana banjir ke depan, BPBD sudah melakukan susur sungai dua kali di lokasi yang dinilai rawan terjadi bencana. 

Selain itu, BPBD sudah membentuk Kelompok Siaga Benvana (KSB) di 36 nagari dari 39 nagari yang ada serta empat desa tangguh bencana (destana) di Pulakek, Kapau Alam Pauah Duo, Pasir Talang Selatan dan Pakan Rabaa.

"Sampai saat ini, nagari yang belum memiliki KSB, yaitu Lubuk Gadang Timur, Lubuk Ulang Aling Tengah dan Nagari Lubuk Malako," kata Richi Amran.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
19 hari lalu

Solidaritas untuk NTT, Polda Riau Kirim 60 Ton Bantuan Kemanusiaan dari Surabaya

26 hari lalu

Rendang 5 Ton untuk Korban Gempa NTT dari Sumbar, Bantuan Pertama 700 Kg Sudah Dikirim

1 bulan lalu

Pria Ditemukan Tewas Terjepit Batu Pemecah Ombak Pantai Purnama

1 bulan lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

1 bulan lalu

Karhutla di Kalteng Meluas, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing Percepat Pemadaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal