Solok Selatan Heboh Kemunculan Aliran Pelindung Kehidupan, Sholat Tidak Wajib

Antara
Ilustrasi aliran kepercayaan Pelindung Kehidupan di Solok Selatan, Sumbar. (Foto: Pixabay)

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solok Selatan masih menunggu kajian lebih lanjut dari FKUB dan Pakem untuk menentukan sesat atau tidaknya aliran Pelindung Kehidupan tersebut.

"Sekarang informasi yang didapat baru dari mulut ke mulut dan perlu dilihat apakah ada ADART atau aturan beribadahnya secara tertulis. Kami masih harus ditelusuri lagi sehingga menunggu kajian dari FKUB dan Pakem," kata Ketua MUI Solok Selatan Syarkawi Aziz.

Setelah ada kajian dari FKUB dan Pakem, baru MUI akan memanggil untuk dilakukan sidang majelis. Namun dia memastikan  MUI tetap memantau aliran Pelindung Kehidupan tersebut.

"Kami masih menunggu pengkajian dan panggilan dari Pakem untuk dilakukan sidang majelis," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
25 hari lalu

Gunung Marapi Erupsi Luncurkan Lava Pijar dan Kolom Abu 2.000 Meter

28 hari lalu

MUI Kecam Keras Mas Bechi Pemerkosa Santriwati Bebas Bersyarat: Cederai Rasa Keadilan

29 hari lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang Solok, 100 Rumah Terdampak hingga Jembatan Putus

2 bulan lalu

Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, MUI Jatim Desak Polisi Usut Pidana Pengelola SPPG

2 bulan lalu

Bocah SD di Pasaman Tewas Diduga Dicekik Tetangga, Berawal dari Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal