Tangkap KKB, JK Minta TNI-Polri Gelar Operasi Militer di Papua

Budi Sunandar
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menjawab pertanyaan wartawan terkait kasus pembunuhan puluhan pekerja proyek jembatan oleh KKB di Nduga, Papua. (Foto: iNews.id/Budi Sunandar)

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan akan menyeret kelompok kriminal bersenjata (KKB) untuk diadili secara hukum. Hal itu setelah pemberontak bersenjata itu membunuh puluhan pekerja PT Istaka Karya dan menewaskan seorang prajurit TNI.

"TNI Polri tegas untuk menangani masalah ini. Kelompok kriminal bersenjata itu akan kami tangkap dan adili sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," ujar Marsekal Hadi di Timika, Papua, Kamis (6/12/2018).

Panglima TNI mengungkapkan, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Distrik Yili, Kabupaten Nduga, bukan peristiwa kriminal biasa. "Ini merupakan perbuatan yang sangat keji sehingga TNI-Polri akan menangani masalah tersebut secara serius," ucapnya.

Hingga saat ini, aparat gabungan TNI-Polri telah berhasil menemukan 16 jenazah yang diduga merupakan pekerja PT Istaka Karya. Mereka dibunuh KKB pada 1-2 Desember 2018. Jenazah maupun korban selamat akan segera dievakuasi dari Mbua ke Timika pada siang ini.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK 5 Kali, Luka di Hidung hingga Dada

3 hari lalu

Cekcok saat Pesta Tuak, Pria di Simalungun Tembak Tetangga di Dada

3 hari lalu

Pria di Labuhanbatu Ditembak usai Tepergok Curi Sawit, Warga Geruduk Kantor Perusahaan

3 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

6 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal