Tradisi Gigi Runcing Suku Mentawai agar Terlihat Cantik, Ekstrem Dikerik dengan Besi

Faqihah Husnul Khatimah
Tradisi gigi runcing Suku Mentawai, Sumatera Barat cukup unik dan menarik. (Foto: sumbarprov.go.id).

Mengerik satu gigi diperlukan waktu 30 menit. Jumlah yang dikerik sebanya 23 gigi. Sakitnya tak terbayangkan. Biasanya perempuan Suku Mentawai menggigit pisang hijau untuk mengurangi rasa sakit. 

Suku Mentawai memiliki kepercayaan, jiwa tidak bahagia dengan tubuhnya, sehingga dia akan sakit dan pergi ke dunia lain. 

Kepercayaan ini membuat orang-orang Suku Mentawai selalu menghias tubuhnya dengan tato atau meruncingkan gigi agar jiwanya selalu bahagia.

Nah, itu dia tradisi gigi runcing Suku Mentawai yang unik dan cenderung ekstrem. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

6 bulan lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

6 bulan lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

12 bulan lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

12 bulan lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal