Dikutip dari laman pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, struktur teks persuasi terdiri atas:
1. Pengenalan isu
Pada bagian ini, penulis akan memberikan atau menyampaikan pengantar tentang masalah yang mendasari tulisan atau atau topik pembicaraan yang akan dibahas.
Pada bagian ini penulis harus memberikan sejumlah argumen dan pendapat terkait isu yang akan dibahas tersebut. Agar dapat lebih meyakinkan pembaca, carilah fakta-fakta yang dapat memperkuat argumen tersebut.
Bagian ini merupakan inti dari teks persuasif dimana di dalamnya terdapat dorongan agar pembaca melakukan sesuatu.
Pernyataan ajakan ini bisa disampaikan secara langsung maupun tidak langsung. Jangan lupa untuk menggunakan kalimat dan kata-kata yang bisa mempengaruhi pembaca agar mau mengikuti ajakan atau larangan kita.