Syahrul mengatakan panen yang terjadi pada pekan ini sebagian besar merupakan lahan sawah program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani dari Kementerian Pertanian.
Panen tersebut terjadi di lahan sawah Desa Marga Tani Kecamatan Air Sugihan seluas 123 hektare untuk varietas inpari 30 dan mekongga dengan produktivitas 5,1 ton per hektare.
Kemudian di Desa Nusakarta seluas 312 hektare dengan varietas vietnam dan mekongga dengan produktivitas 4,9 ton per hektare dan Desa Suka Mulya dengan varietas inpari 32 dan impari 30 produktivitas 5,3 ton per hektare.
"Para petani tetap melaksanakan akitivas seperti biasa di tengah pandemi Covid-19. Meski begitu petani menerapkan protokol penanganan virus corona dari Kementerian Pertanian selama masa panen sejak Maret lalu," katanya.
Petani didorong tetap berproduksi dengan mengoptimalkan alat mesin pertanian, seperti mesin combine harvester yang dapat menghemat tenaga kerja karena hanya membutuhkan dua orang saja.