BATURAJA, iNews.id – Seorang bayi yang baru dilahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), tidak bisa pulang bersama orang tuanya. Rumah sakit beralasan orang tua bayi yang belum diberi nama tersebut belum membayar biaya persalinan.
Ibu bayi, Reni Novita Sari (20), mengaku sedih dan cemas karena bayinya sudah lebih dari tiga hari ditahan di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Padahal, warga Dusun IV Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU itu berharap bisa segera memeluk dan merawat bayinya di rumah.
Reni mengaku, dia tidak bisa membawa bayinya dari ruang perawatan lantaran tidak bisa membayar tagihan rumah sakit sebesar Rp6 juta lebih. Menurut pihak rumah sakit, biaya itu akan terus naik setiap hari, selama bayinya masih di RSUD Ibnu Sutowo. “Jumlah biaya persalinannya Rp6.220.000,” ujar Reni, Jumat (21/12/2018).
Reni sebelumnya terpaksa menjalani persalinan di RSUD Ibnu Sutowo karena air ketubannya sudah pecah dan terminum oleh bayi yang dikandung. Dia sempat ditangani pihak puskesmas, namun mereka akhirnya merujuk ke rumah sakit karena tidak bisa menangani persalinan Reni.
Reni akhirnya berangkat ke rumah sakit tanpa punya Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Peduduk (KTP), ataupun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Untuk menyelamatkan bayi dalam kandungan, suami Reni terpaksa menandatangani berkas perawatan umum yang disodorkan pihak rumah sakit.