BBPJN Sumsel Gunakan Tanaman Vetiver untuk Mencegah Longsor

Antara
BBPJN Provinsi Sumatera Selatan menggunakan tanaman vetiver untuk mencegah longsor. (Foto: Antara)

BBPJN Sumsel sudah berkoordinasi dengan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Kementerian PU, terkait penggunaan rumput vetiver tersebut, serta menggelar survei ke daerah rawan longsor di Kota Pagaralam, Sumsel.

Saat ini, terdapat sekitar 90 titik lereng yang berpotensi longsor berdasarkan hasil survei BBPJN Sumsel, lorong potensi tinggi, sedang dan rendah. Namun sudah ditangani sebanyak 20 titik lereng sejak 2020-2021.

Kepala BBPJN Sumsel Kgs Syaiful Anwar mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BPBD Sumsel untuk penggunaan rumput ini, yang pernah dipakai di Sungai Citarum saat erosi besar-besaran beberapa tahun lalu.

“Kami bisa merangkul warga setempat saat penanaman rumput vetiver. Kami harap masyarakat bisa terbantu dari sisi ekonomi, apalagi ini sebagai pilot project,” ujarnya.

Harga rumput vetiver juga cukup terjangkau karena satu bongkol berkisar Rp60.000. Rumput tersebut juga tidak perlu disiram, sehingga biaya perawatannya bisa ditekan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8.442 Napi di Sumsel Terima Remisi Idul Fitri

57 tahun lalu

Ratusan Mobil Pemudik Diputar Balik Petugas di Perbatasan Jambi-Sumsel

57 tahun lalu

Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Minus 0,41 Kuartal I 2021

57 tahun lalu

Sentil Kepala Daerah di Sumsel, Doni Monardo: Tingkatkan Literasi Ancaman Covid-19

57 tahun lalu

Putar Balik Pemudik, Polda Sumsel Kerahkan 4.019 Personel Gabungan   

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal