Bupati Puncak Tantang KKB Perang Terbuka: Bukan Laki-Laki Membunuh Guru dan Pelajar

Tim iNews.id
Bupati Puncak Willem Wandik didampingi TNI dan Polri serta tokoh masyarakat mengutuk aksi kebrutalan KKB. (Foto: Ist)

"Kejadian pembunuhan saudara saya atau masyarakat saya ini, membuat saya takut. Kejadian ini sudah tidak benar, benar - benar membuat saya takut.  Apabila ada orang di balik kejadian ini yang membuat atau memerintahkan untuk membunuh anak ini, saya kutuk dengan tanah ini, saya Kutuk kalian semua kelompok ini(KKB)!” katanya.

Bupati menganggap tindakan KKB yang membunuh warga terus lari masuk hutan bukan perangai laki-laki atau pengecut. Menurutnya Papua merupakan tanah yang menjunjung tinggi adat, cinta damai, dan jika ingin perang harus melibatkan lawan yang sepadan. 

"KKB bersenjata maka lawannya adalah TNI-Polri bukan masyarakat tidak berdaya seperti para guru, anak SMA dan tukang ojek yang hanya melayani masyarakat," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Berulang Kali Warga Tewas Diserang Buaya di Banyuasin, Ini Kata BKSDA Sumsel

57 tahun lalu

Jelang PSU di PALI, Ini yang Dilakukan PDI Perjuangan Sumsel

57 tahun lalu

Cuaca Esktrem, Warga Sumsel Diminta Siaga Bencana

57 tahun lalu

Semakin Brutal, KKB Papua Perkosa Gadis-Gadis Desa

57 tahun lalu

Tembak dan Bacok Siswa SMA di Ilaga hingga Tewas, Aksi KKB Papua Makin Brutal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal