Cegah Karhutla, Pengusaha Sawit Ingatkan Pemerintah Awasi Lahan Tak Bertuan

Antara
Ilustrasi kebakaran hutan (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta pemerintah mengawasi lahan tak bertuan. Bukan tanpa alasan, lahan yang tak punya pemilik itu diduga kerap menjadi titik asal muasal terjadinya kebakaran.

Ketua Gapki Sumsel, Alex Sugiarto mengatakan pengawasan tersebut dapat dilakukan dengan membagi kawasan yang rawan itu dalam beberapa zona.

"Kami melihat lahan tak bertuan ini yang sering menjadi masalah. Api bisa bermula dari sana, karena banyak faktor sehingga tak tertanggulangi dan masuk ke areal perkebunan milik perusahaan," kata Alex, Kamis (12/3/2020).

Lebih lanjut Alex mengatakan, di kawasan rawan karhutla harus didirkan posko. Dengan menyiagakan unit sarana dan prasarana serta SDM untuk pemadaman kebakaran.

Bagi pengusaha sawit, kebakaran hutan dan lahan ini merupakan hal yang menakutkan karena menyebabkan kerugian secara finansial. Belum lagi, melanjutkan aturan hukum yang mengharuskan perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap areal yang dikuasai.

"Namun, saat ini sudah clear bahwa jika api berasal dari luar perusahaan perkebunan, maka tidak bisa secara serta merta menjerat perusahaan. Penegakan hukum juga dilakukan secara berkeadilan," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
5 jam lalu

Pulihkan Lahan Bekas Karhutla, Polda Kalteng Tanam 500 Pohon Belangiran

18 jam lalu

Karhutla Gunung Ciremai Padam, Edelweis Ditemukan Layu dan Mengering

1 hari lalu

Titik Api Masih Ditemukan meski Diguyur Hujan, Karhutla Jambi Sulit Dipadamkan

2 hari lalu

Sebulan Membara, Karhutla di TN Way Kambas Lampung Belum Padam

2 hari lalu

2 Jam Diguyur Hujan, Kabut Asap Karhutla di Palangka Raya Mulai Lenyap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal