Awalnya, lanjut Hernando, saksi Murni mengira darah yang berada di parang berasal dari darah sang anak dan sempat membersihkan parang tersebut.
"Tapi saat saksi ke belakang , korban sudah tewas dengan kondisi tertelungkup dengan luka di leher," kata dia.
Hernando melanjutkan, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi pelaku, yang saat ini lebih banyak diam dan belum dapat diajak berbicara secara intensif.
Sementara itu, Murni mengatakan, perilaku Adi berubah sejak 10 hari yang lalu. Dia pulang ke rumah mengaku sakit dan minta dikerok.
"Setelah itu dia berubah dari yang biasanya, lebih banyak diam. Sempat dibawa berobat ke alternatif," kata Murni.