Ekonomi Sumsel Tumbuh -1,4 Persen, BPS Sebut Ada Perbaikan

Antara
Jembatan Ampera di tengah Kota Palembang. (Foto: Sindonews)

“Pertambangan menjadi sumber kontraksi tertinggi di Sumsel disusul pertanian, perdagangan, transportasi dan pergudangan, akomodasi dan makan minum,” kata dia.

Ia mengatakan pengaruh Covid-19 demikian terasa di Sumsel karena daerah ini juga bertumpu pada ekspor karet, batubara dan bubur kayu yang terkontraksi -26,56 persen. Selain itu, realisasi belanja pemerintah juga mengalami penurunan -12,36 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Sejauh ini, ekspor juga belum bisa mengejar jika dibandingkan tahun lalu, ya karena tahun ini ada COVID-19 sehingga negara tujuan juga melakukan pembatasan,” kata dia.

Pertumbuhan ekonomi dareah ini diharapkan semakin membaik di triwulan IV 2020 karena ada momen pilkada yang diharapkan dapat memicu aktivitas ekonomi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Pemkot Palembang Buka Kembali Bioskop dengan Protokol Kesehatan Covid-19

6 tahun lalu

Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Semester I 2020 Masih Tertinggi di Sumatera

15 hari lalu

Miris! Lansia Sebatang Kara di Jogja Masuk Desil 10, Dicoret Penerima Bansos

17 hari lalu

Tukang Becak Kulonprogo Masuk Desil 9, Pemprov DIY Siap Dampingi Evaluasi Data BPS

19 hari lalu

Ramai Keluhan Kesalahan Data Desil BPS di DIY, Pemprov Minta Warga Lapor ke Kelurahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal