Jembatan Putus akibat Banjir, Warga OKU Selatan Kesulitan Jual Hasil Bumi

Teddy Hendrawan
Ilustrasi Jembatan Putus (Antara)

OKUSELATAN, iNews.id - Warga Negeri Agung, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluhkan belum ada perbaikan jembatan gantung. Pasalnya, warga desa setempat kesulitan menjual hasil bumi desanya.

Salah satu warga bernama Afri mengatakan, jembatan gantung sepanjang 145 meter itu sudah putus sejak lama. Jembatan itu putus akibat banjir bandang serta terjangan air Sungai Saka dua pekan lalu. Bahkan banjir itu merendam delapan kecamatan.

“Akibat jembatan itu, kami kesulitan mengeluarkan hasil bumi dari desa,” kata Afri, Jumat (19/6/2020).

Afri menambahkan, hasil bumi yang dimaksud yakni karet, lada, kopi dan pisang. Jembatan gantung itu merupakan akses satu-satunya untuk ke luar desa. Bahkan hampir 90 persen masyarakat desa memanfaatkan jembatan gantung itu untuk mengirim hasil buminya.

“Saat ini warga terpaksa bertaruh nyawa dengan menumpang perahu dan rakit bambu. Terlebih air Sungai Saka sedang deras,” kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
18 hari lalu

Kondisi Terkini Banjir Bandang Terjang Padang, Waspadai Banjir Susulan

27 hari lalu

Trauma Banjir Bandang, Warga Aceh Tengah Mengungsi usai Sungai Meluap

1 bulan lalu

Anjing Pelacak Temukan Dompet dan KTP Agusral, Korban Hilang Banjir Bandang di Solok

1 bulan lalu

Polda Sumbar Kerahkan 2 Anjing Pelacak Cari Korban Banjir Bandang di Solok

1 bulan lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang Solok, 100 Rumah Terdampak hingga Jembatan Putus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal