Kasasi atas Putusan Banding Eks Wali Kota Palembang Ditolak, Kejati Sumsel PK?

Dede Febriansyah
Kejati Sumel masih melakukan koordinasi terkait putusan MA yang menolak Kasasi atas putusan banding Ahmad Najib. (Foto: Ilusrtasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Kasasi yang diajukan JPU Kejati Sumsel atas putusan banding Ahmad Najib dalam kasus korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya ditolak Mahmakah Agung. Kejati Sumsel masih menunggu salinan putusan Kasasi untuk menentukan langkah selanjutnya yakni Peninjauan Kembali (PK) atau tidak. 

"Kita hormati keputusan di tingkat kasasi itu. Saat ini kita masih berkoordinasi dalam melakukan upaya hukum selanjutnya," ujar Kasi Penkum Kejati Sumsel, Moch Radyan, Rabu (11/1/2023).

Meski kasasi yang diajukan ditolak MA, lanjut Radyan, masih ada kesempatan untuk melakukan upaya hukum lanjutan yakni Peninjauan Kembali (PK). Pihaknya akan melaporkan pada pimpinan terlebih dahulu dan segera berkoordinasi dalam menentukan langkah hukum selanjutnya, setelah salinan putusan lengkap kasasi diterima Kejati Sumsel.

"Sampai saat ini kami juga belum menerima salinan putusan lengkapnya seperti apa, jika sudah kami terima tentunya baru menentukan langkah hukum selanjutnya," katanya.

Sebelumnya, terdakwa mantan Wali Kota Palembang Akhmad Najib yang terjerat kasus korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring divonis pidana penjara oleh hakim tingkap pertama selama empat tahun penjara.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Awal Tahun, Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 3 Kg Sabu dan 500 Batang Ganja

57 tahun lalu

BMKG: Mayoritas Wilayah Sumsel Diprakirakan Hujan Disertai Angin Kencang

57 tahun lalu

Pedas! Harga Cabai Tembus Rp100.000 di Kabupaten OKI Sumsel

57 tahun lalu

KPK Didesak Tangkap Harun Masiku, DPO yang Juga Mantan Caleg Dapil Sumsel 1

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Sumsel: Waspada Hujan Disertai Angin di Sejumlah Wilayah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal