Kasus Covid-19 Simtomatik Meningkat Pengaruhi Keterisian RS di Sumsel

Antara
Tingkat keterisian rumah sakit di Sumsel dipengaruhi kasus Covid-19 bergejalan yang mendominasi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Ia mengakui sulit bagi Sumsel menekan positvy rate sesuai standar WHO hingga 5 persen jika harus tetap mengacu pada regulasi Kemenkes, karena sampel yang diuji masih kurang dari 1.000 orang per hari dan mayoritas sampel bergejala.

Selain itu munculnya kasus-kasus positif Covid-19 tanpa riwayat kontak di rumah sakit beberapa bulan terakhir turut memicu kasus simptomatik menjadi meningkat.

Anggota tim ahli Covid-19 bidang epidemiologi, Iche Andriany Liberty mengatakan semestinya dinkes tetap melacak dan menguji kontak erat tanpa gejala untuk mengetahui seberapa jauh penularan Covid-19 itu terjadi di wilayahnya.

"Kita khawatir kontak erat yang tidak terlacak justru menjadi kasus positif dan menularkan ke orang lain, karena sekarang penularan Covid-19 lewat transmisi lokal semakin meluas," kata dia.

Pola pemilahan seperti itu juga menurutnya akan membuat Sumsel sulit mencapai standar rata-rata pelacakan yakni 15 orang per satu kasus positif, meskipun ia menilai hingga saat ini pelacakan di Sumsel memang belum optimal.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Viral Video Pria Bugil Mencuri di Rumah Warga Palembang, Ritual agar Tak Diketahui Pemilik

5 tahun lalu

Hotel di Palembang Dijual Dampak Pandemi, Ini Kata PHRI Sumsel

5 tahun lalu

Polisi Tangkap 59 Pelaku Curat hingga Pembunuhan di Palembang

5 tahun lalu

Investasi Triwulan I Palembang Capai Rp457,9 Miliar, Dominan Pengusaha Pribumi

5 tahun lalu

Polisi Tembak Penjambret Ponsel Anak-Anak di Palembang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal