Kasus Covid-19 Simtomatik Meningkat Pengaruhi Keterisian RS di Sumsel

Antara
Tingkat keterisian rumah sakit di Sumsel dipengaruhi kasus Covid-19 bergejalan yang mendominasi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Ia mengakui sulit bagi Sumsel menekan positvy rate sesuai standar WHO hingga 5 persen jika harus tetap mengacu pada regulasi Kemenkes, karena sampel yang diuji masih kurang dari 1.000 orang per hari dan mayoritas sampel bergejala.

Selain itu munculnya kasus-kasus positif Covid-19 tanpa riwayat kontak di rumah sakit beberapa bulan terakhir turut memicu kasus simptomatik menjadi meningkat.

Anggota tim ahli Covid-19 bidang epidemiologi, Iche Andriany Liberty mengatakan semestinya dinkes tetap melacak dan menguji kontak erat tanpa gejala untuk mengetahui seberapa jauh penularan Covid-19 itu terjadi di wilayahnya.

"Kita khawatir kontak erat yang tidak terlacak justru menjadi kasus positif dan menularkan ke orang lain, karena sekarang penularan Covid-19 lewat transmisi lokal semakin meluas," kata dia.

Pola pemilahan seperti itu juga menurutnya akan membuat Sumsel sulit mencapai standar rata-rata pelacakan yakni 15 orang per satu kasus positif, meskipun ia menilai hingga saat ini pelacakan di Sumsel memang belum optimal.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Video Pria Bugil Mencuri di Rumah Warga Palembang, Ritual agar Tak Diketahui Pemilik

57 tahun lalu

Hotel di Palembang Dijual Dampak Pandemi, Ini Kata PHRI Sumsel

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 59 Pelaku Curat hingga Pembunuhan di Palembang

57 tahun lalu

Investasi Triwulan I Palembang Capai Rp457,9 Miliar, Dominan Pengusaha Pribumi

57 tahun lalu

Polisi Tembak Penjambret Ponsel Anak-Anak di Palembang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal