Kisah Chintya, Putri Tukang Ojek Berprestasi yang Ajak Perempuan Berani Bermimpi

Berli Zulkanedi
Chintya Maulini, siswi SMA Negeri Sumatera. (Foto: Ist)

Skor GII Indonesia mencapai 0.48 poin. Jauh tertinggal dari negara tetangganya Singapura yang hanya menyentuh angka 0.065 poin, dan Malaysia di angka 0.253 poin. Adapun, indikator penilaian dalam GII diantaranya: kesetaraan capaian pendidikan dan kesempatan kerja. 

Sementara itu, pada 2020 lalu, World Bank melakukan sebuah studi untuk menganalisa berbagai permasalahan ketimpangan gender di dunia pendidikan Indonesia. Studi yang didukung oleh Pemerintah Australia tersebut menemukan bahwa di berbagai daerah di Indonesia, perempuan mengalami ketertinggalan dalam pendidikan. 

Meskipun anak perempuan berprestasi lebih baik daripada anak laki-laki di sekolah, jumlah perempuan yang bekerja ternyata jauh lebih sedikit. Perempuan juga cenderung mendapatkan penghasilan yang lebih rendah, dan lebih sedikit mendapatkan kesempatan promosi jabatan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Korupsi Kredit Bank di Sumsel, Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi

57 tahun lalu

OKU Sumsel Siaga Bencana Banjir dan Tanah Longsor

57 tahun lalu

Hujan Disertai Angin Mengintai Sejumlah Wilayah di Sumsel Hari Ini

57 tahun lalu

Harun Sulianto Jabat Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ini Targetnya

57 tahun lalu

Kasus Omicron Tembus 7.562 Orang, Segini dari Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal