Kru Helikopter Pemadam Karhutla Sumsel Asal Rusia Ditemukan Meninggal

Antara
Berli Zulkanedi
Ilustrasi. (Foto: IST)

Aleksi segera diperiksa tim dokter untuk memastikan kemungkinan terinfeksi Covid-19. Sebab empat hari sebelumnya Aleksi sempat melakukan rapid test dengan hasil non reaktif.

"Perusahaan helikopternya sudah meminta konfirmasi ulang dari tim dokter bahwa yang bersangkutan meninggal bukan karena Covid-19. Tapi dugaan sementara sakit serangan jantung," kata Ansori.

Setidaknya sudah ada empat WNA yang meninggal dunia saat masih menjadi tim pemadaman karhutla di Sumsel. Bahkan keempatnya meninggal pada bulan yang sama.

Sebelumnya, pada 8 Agustus 2019, seorang teknisi helikopter pembom air RA-22583 asal Rusia bernama Andrey Sushakov (43) meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Palembang. Dokter menyebut Andrey meninggal akibat penyumbatan pembuluh darah di bagian kepala.

Kemudian pada 17 Agustus 2017, teknisi helikopter M17 asal Moldova bernama Zaet Igor (51) meninggal di RSUP Mohammad Hoesin. Bermula dari keluhan sakit saat berada di posko pada pagi hari, lalu ia mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit tak lama berselang.

Selain itu pada 5 Agustus 2016, teknisi helikopter pembom air asal Tajikistan bernama Yunusov Abduvokhid (47) ditemukan di sebuah kamar hotel di Kota Palembang dengan temuan obat-obatan pribadi. Tim dokter menyebut korban meninggal akibat serangan jantung.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
23 jam lalu

Kebakaran Gunung Bromo, 10 Titik Api Merambat ke Arah Bukit Teletubbies

1 hari lalu

Puluhan Hektare Terbakar, Karhutla Palangka Raya Mengarah ke Taman Nasional Sebangau

2 hari lalu

Kualitas Udara di Sampit Kategori Berbahaya Dampak Karhutla, ISPU Tembus 1.142 Terburuk di Indonesia

2 hari lalu

Bromo Terbakar Lagi, Api Mengarah ke Bukit Teletubbies usai Diterpa Angin Kencang

3 hari lalu

Wapres Gibran Tinjau Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla Palangka Raya, Siswa Tetap Belajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal