Mularis Djahri, Mantan Calon Wali Kota Palembang Tersangka Kasus Lahan dan TPPU

Antara
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto bersama instansi terkat gelar ungkap kasus tindak pidana perkebunan dan TPPU. (Foto: Antara)

Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Barly Ramadhany mengatakan pada kasus tersebut ada sebanyak 23 saksi termasuk di antaranya ahli pada bidang perkebunan, korporasi, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang dimintai keterangan oleh penyidik.

Dari pemeriksaan tersebut diketahui bahwa tersangka juga diduga telah menjual hasil pengolahan TBS menjadi minyak CPO dan melakukan transaksi keuangan berupa penempatan, transfer dana dari pemanfaatan lahan secara tidak sah itu pada penyedia jasa keuangan.

Selanjutnya, kata dia, tersangka membayar pembelian barang dan melakukan pembayaran utang dengan maksud menyembunyikan dan menyamarkan hasil kejahatannya.

"Penjualan CPO itu berlangsung selama tahun 2014--2021. Dari hasil analisis ahli menghasilkan senilai Rp700 miliar yang patut diduga TTPU, dari situ kami menetapkan bahwa inisial atas nama M ini sebagai tersangka dan dilakukan penahanan pada Senin (20/6)," ujarnya.

Atas perbuatan itu tersangka disangkakan melanggar Pasal 107 huruf a Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap 49 Pengedar Narkoba dalam Sepekan di Sumsel

57 tahun lalu

Komplotan Pencuri Mobil Sumsel-Bengkulu Ditangkap, Ini Wajah Pelaku

57 tahun lalu

Awal Pekan, Sumsel Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

57 tahun lalu

Imigrasi Palembang Siap Layani 3.000 Jemaah Haji Sumsel dan Babel

57 tahun lalu

Melihat Rumah Restorative Justice di OKU Timur Sumsel, Tempat Bertemu Pelaku-Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal