Pengamanan juga diperkuat di berbagai wilayah lain. Di Ogan Komering Ilir (OKI), sebanyak 122 personel menjaga 41 gereja. Sedangkan di Muara Enim, sebanyak 230 personel diterjunkan untuk mengamankan 27 lokasi ibadah.
“Strategi penguatan ini merupakan bagian dari Operasi Pengamanan Perayaan Ibadah Paskah 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah mendatang,” kata Nandang, Sabtu (4/4/2026).
Sebelum ibadah dimulai, Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Sat Brimob Polda Sumsel melakukan sterilisasi menyeluruh di setiap gereja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada benda berbahaya di lokasi ibadah.
Dalam pelaksanaannya, aparat mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif agar umat tetap merasa nyaman saat beribadah.
Personel yang bertugas di lapangan mengenakan rompi hijau agar mudah dikenali oleh jemaat yang membutuhkan bantuan. Selain itu, petugas juga dilarang menggunakan senjata api tanpa perintah khusus pimpinan, guna menjaga suasana ibadah tetap khidmat dan tidak menimbulkan kesan intimidatif.