Sidang Perdana, Prada Deri Pemutilasi Pacar Menangis Mendengar Keterangan Saksi

Guntur
Antara
Prada Deri Permana, terdakwa pembunuhan dan mutilasi pacarnya Vera Octaria, menjalani sidang perdana di Pengadilan Militer I-04 Jakabaring, Palembang, Sumsel, Kamis (1/8/2019). (Foto: iNews/Guntur)

Pascakorban menghilang, kata dia, keluarga korban langsung ke rumah terdakwa untuk mencari kejelasan termasuk kemungkinan korban dibawa kabur terdakwa. Saksi menyebut sebelum peristiwa pembunuhan, korban dan tersangka sudah tidak punya hubungan atau putus karena terdakwa bersikap kasar pada korban.

“Setelah mayat korban di RS Bhayangkara Palembang barulah saya yakin itu adik saya lewat beberapa tanda tubuh,” ujarnya.

Sebelumnya Prada Deri Permana memutilasi seorang kasir minimarket Vera Oktaria pada Jumat (10/5/2019), di suatu penginapan kawasan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin. Usai beraksi, pelaku langsung kabur.

Pelaku memutilasi korban karena kalut saat korban meminta dinikahi dengan pengakuan sedang hamil. Pelaku yang terkejut karena tidak siap menikah, sontak membekap korban sampai meninggal dunia.

Pelaku lalu berusaha menghilangkan jejak dengan mencari-cari alat di dalam penginapan. Pelaku menemukan gergaji, lantas memotong tangan korban dan berupaya memasukkan mayat ke dalam koper. Pelaku akhirnya kabur meninggalkan mayat Vera di dalam penginapan menuju Lampung dan buron selama satu bulan.

Prada Deri akhirnya ditangkap tim Detasemen Polisi Militer II/Sriwijaya di salah satu pondok pesantren di daerah Serang, Banten, pada Kamis malam (13/6/2019), Banten, setelah satu bulan sempat menjadi buronan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal