Telan Dana Miliaran, Proyek Normalisasi Menjadikan Sungai Bernai Seperti Parit

Bisrun Silvana
Sungai Bernai usai dinormalisasi. (Foto: Bisrun)

"Sekarang saja kami tak lagi bisa menggunakannya. Padahal ini masih musim penghujan. Apalagi di musim kemarau nanti. Pasti terjadi kesulitan air bersih," keluh pria pindahan dari kawasan Talang Pipa ini.

Hal serupa juga disampaikan Adi, warga lainnya. Pekerjaan normalisasi itu terkesan asal ada proyek saja. Pasalnya, sama sekali tak ada manfaat yang dirasakan masyarakat.

"Entah siapa yang mengusulkannya. Karena memang tidak urgen untuk dikeruk. Di sini kan tidak banjir. Lho kok sekarang malah dibuat rusak begini? Sebelumnya kami mincing di sini," katanya.

Penelusuran melalui website resmi LPSE Kabupaten PALI, pekerjaan normalisasi Sungai Bernai menggunakan APBD PALI tahun anggaran 2020 lalu. Nilai pagu paket Rp3 miliar dan nilai HPS paket Rp2.999.850.971,76  diikuti 14 peserta lelang, dengan volume tiga kilometer.

Pelaksana pekerjaan dimenangkan sebuah perusahaan berbentu PT yang beralamat di Alang-alang Lebar, Palembang, dengan hasil evaluasi penawaran, dari penawaran, penawaran terkoneksi dan hasil negosiasi, dengan nilai yang sama yaitu sebesar Rp2.977.856.621,99. Sedang satuan kerja (Satker) adalah Dinas PU BM Kabupaten PALI.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPRD PALI Umumkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati

57 tahun lalu

Ketua DPRD PALI Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Perjalanan Dinas ke Kejari

57 tahun lalu

Kartu Sembako Cair 20 Januari, Sumsel Siapkan Pendamping

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Tertinggi di Sumsel, Jatah Vaksin Palembang Ditambah

57 tahun lalu

Dituding Gelapkan Dana SPPD, Plt Sekwan PALI: Saya Nilai Itu Keliru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal