Wagub Mawardi Yahya Ragukan Data Kemiskinan Sumsel

Antara
Wagub Sumsel Mawardi menyatakan perlu dilakukan pendataan kembali agar mendapatkan data kemiskinan yang menggambarkan kondisi sebenarnya. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan (Sumsel) diminta membentuk tim untuk mendata angka kemiskinan. Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menyakini bahwa data yang tersaji saat ini tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.

Menurut mantan Bupati Ogan Ilir dua periode ini, pendataan kembali angka kemiskinan demi ketepatan sasaran bantuan dari pemerintah. "Benar-benar harus turun langsung agar data yang ada ini juga benar-benar valid," kata Mawardi.

Ia mengatakan pemprov sangat membutuhkan data akurat terbaru karena memiliki perhatian terhadap penurunan angka kemiskinan. Angka penduduk miskin di Sumatera Selatan mengalami peningkatan sepanjang tahun 2020.

Berdasarkan data yang dirilis BPS, kemiskinan di Sumsel meningkat 12,98 persen pada 2020. Sementara, pada tahun 2019, angka penduduk miskin sebesar 12,56 persen.

Adanya peningkatan jumlah penduduk miskin itu menempatkan Sumsel dalam urutan ke-10 provinsi miskin di Indonesia. Sementara, untuk wilayah Sumatera, Sumsel berada di urutan ketiga, setelah Aceh di urutan pertama dan Bengkulu urutan kedua.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejati Sumsel Diminta Berantas Korupsi di Lingkungan Pemda

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Bertambah 13.668, Sumsel Sumbang 151 Pasien

57 tahun lalu

Selasa 22 Juni Wilayah Sumsel Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Sumsel Mendekati 30.000, Tertinggi Kota Palembang

57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap 72 Pengedar Narkotika dalam Sepekan, Terbanyak dari Muba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal