Waspada Longsor, Pergerakan Tanah Level Tinggi Ancam 3 Kecamatan Sumsel

Antara
Longsor mengancam rumah warga di Baturaja, OKU, Sumsel (Widori Agustino/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Tanah di tiga kecamatan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berpotensi bergerak. Pergerakan tanah level tinggi ini diprediksi terjadi selama periode Oktober 2020 dan dapat menimbulkan bencana longsor.

"Gerakan tanah level tinggi berpotensi di Kecamatan Tanjug Sakti Pumi dan Tanjung Sakti Pumu (Lahat), serta Kecamatan Mekakau di OKU Selatan," kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Sumsel Elbaroma, Jumat (16/10/2020).

Elbaroma menambahkan, gerakan tanah level tinggi berarti gerakan tanah terjadi jika curah hujan di atas normal dan gerakan tanah lama lama dapat aktif kembali.

Lebih lanjut Elbaroma mengatakan, tanah longsor terjadi jika curah hujan di wilayah tersebut di atas normal. Berdasarkan rilis PVMBG dalam laman resminya, terdapat sembilan daerah di Sumsel yang berpotensi terjadi gerakan tanah pada periode Oktober 2020.

"Daerah itu yakni Kabupaten Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Rawas (Mura), Muratara, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, dan Kota Pagaralam," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
22 jam lalu

522 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung dan Longsor di Bandung Barat

23 hari lalu

Longsor Putus Jalan Desa di Pandeglang, Mobil Terpaksa Putar Balik

1 bulan lalu

Identitas 4 Pekerja Tambang Nikel PT KDI Tewas Tertimbun Longsor di Konawe Utara

1 bulan lalu

Longsor Terjang Permukiman Aceh Tengah, 1 Anak Tewas 13 Warga Terluka

4 bulan lalu

Longsor di Lembah Anai Sumbar, Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal