Alih Fungsi Lahan, Wagub Sumut: Tanyakan Langsung ke PT ALAM

Devis Karmoy
Wagub Sumut, Musa Rajekshah, di Kantor Gubernur Sumut. (Foto: iNews/Devis Karmoy).

MEDAN, iNews.id - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, menolak berkomentar terkait dugaan keterlibatan adiknya, Dodi Shah, dalam alih fungsi hutan lindung menjadi perkebunan kelapa sawit.

"Tanyakan saja ke PT ALAM (Anugerah Langkat Makmur)," kata WagubSumut yang akrab disapa Ijek kepada iNews di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Kamis (31/1/2019).

Dia juga membantah kalau Dodi disebut ditangkap polisi atas masalah tersebut. Pimpinan perusahaan PT ALAM ini hanya dipanggil kepolisian. Meski berstatus tersangka, dia pun tak ditahan petugas.

"Kok penangkapan. Ini cuma pemanggilan," kata dia.

Sebelumnya, polisi menggeledah Kantor PT ALAM di Jalan Sei Deli, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Rabu (30/1/2019). Penggeledahan ini berkaitan alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Langkat menjadi areal perkebunan kelapa sawit.

Alih fungsi lahan perkebunan sawit itu berada di beberapa kecamatan Kabupaten Langkat dengan luasan mencapai 336 hektare. Yakni di Kecamatan Sei Lepan, Brandan Barat dan Besitang.

Atas kasus itu, Dodi kini telah resmi berstatus tersangka. Namun ia tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun iNews.id, PT ALAM merupakan perusahaan yang dipimpin Dody Shah. Dia merupakan adik dari Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajeckshah.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, 2 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris

57 tahun lalu

Operasi Besar Narkoba di Sumut, 342 Orang Ditangkap Termasuk Pengguna hingga Pengedar

57 tahun lalu

Polda Sumut Gagalkan Sabu 29 Kg Jaringan Thailand, Kurir Ditangkap Dijanjikan Rp70 Juta

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi dan Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal