Bahan Bakar Solar Langka, Nelayan Langkat Gagal Melaut

Muhammad Hijrah Lubis
Sejumlah kapal nelayan di Pangkalan Brandan, Langkat bersandar di dermaga akibat kelangkaan solar. (iNews/Muhammad Hijrah Lubis)

"Kondisi ini membuat kami tertunda melaut satu sampai dua hari demi mendapatkan bahan bakar," ujarnya. 

Situasi ini tentunya memberatkan para nelayan karena hanya menggantung pendapatan mereka dari hasil melaut. Apalagi, pandemi Covid-19 yang masih terjadi sudah memberikan pukulan terhadap pendapatan para nelayan. 

"Kami berharap kelangkaan solar ini dapat segera teratasi agar kami bisa kembali melaut untuk mencari ikan," ujarnya. 

Untuk mengisi kekosongan akibat kelangkaan solar, sejumlah nelayan memilih beralih profesi penyedia penyebrangan bagi para warga. Dengan menggunakan sampan dayung, nelayan menyerbrangkan warga dari Dermaga Pangkalan Brandan menuju Desa Perlis dan Kelantan. 

"Sementara waktu, kami menyebrangkan orang menuju Desa Perlis dan Kelantan atau sebaliknya. Langkah ini untuk menutupi kebutuhan sehari-hari karena gagal melaut," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

57 tahun lalu

Viral Hiu Tutul Raksasa 15 Meter di Pantai Paciran Lamongan, Dievakuasi ke Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal