Pemerintah daerah bersama BNPB terus melakukan asesmen, kaji cepat, dan pemantauan di seluruh wilayah terdampak.
“Sejalan dengan upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, pemerintah daerah juga terus memperkuat penanganan darurat melalui asesmen dan koordinasi lintas instansi. BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan asesmen, kaji cepat, dan monitoring di seluruh lokasi terdampak banjir. BNPB turut memberikan pendampingan teknis dan melakukan pemantauan langsung terhadap langkah-langkah pengendalian banjir di lapangan,” ujarnya.
Tim BNPB dijadwalkan menggelar rapat koordinasi bersama Asisten I di Kantor Kelurahan Sipange, Selasa (4/8/2026). Tim juga mendampingi pengurusan dokumen prahibah bantuan logistik dan peralatan.
Penanganan darurat dilakukan dengan memperkuat tebing sungai sepanjang sekitar 400 meter. Hingga laporan disampaikan, sebanyak 47 jumbo bag telah terpasang.
“Pada Selasa (4/8), Tim BNPB dijadwalkan melaksanakan rapat koordinasi bersama Asisten I di Kantor Kelurahan Sipange, melakukan pendampingan administrasi dokumen Pra Hibah Bantuan Logistik dan Peralatan, serta melanjutkan monitoring pekerjaan perkuatan tebing sungai sepanjang sekitar 400 meter. Hingga saat ini, progres penyusunan tanggul telah mencapai 47 jumbo bag,” ucapnya.